Kebenaran Tentang Uchiha Itachi
Dimulai dari awal dibentuknya Konoha:
80 Tahun yang lalu, peperangan terjadi antar klan untuk memperebutkan kekuasaan yang disewa bagi suatu negara. Dari semua klan, hanya klan Senju (klan hokage pertama) dan klan Uchiha yang paling ditakuti. Dalam klan Uchiha, hanya Uchiha Madara yang paling kuat cakranya. Uchiha Madara bertarung sekuat tenaga dengan Hashirama (Hokage Pertama) untuk melindungi klan Uchiha. Lalu, adik Uchiha Madara mendukung sepenuhnya untuk melindungi klan Uchiha dengan cara memberikan mata Sharingannya kepada Uchiha Madara. Kemudian, klan Senju menawarkan perdamaian kepada klan Uchiha. Mereka lelah akan peperangan yang tiada hentinya dan klan Uchihapun setuju. Akan tetapi, hanya Uchiha Madara yang menentang penawaran perdamaian itu. Dia berpikir bahwa “kemana rasa benci yang tertanam dalam hati klan Uchiha dan apa gunanya adikku memberikan matanya kepadaku”.
Sebenarnya klan Senju berniat untuk menghabisi klan Uchiha secara pelan-pelan. Sebagian banyak dari klan Uchiha setuju tentang penawaran perdamaian itu. Madara sebagai pemimpin klan Uchiha tidak ada pilihan lain untuk mengikuti kemauan klannya. Akhirnya, kedua klan membentuk sistem satu desa dalam satu Negara yaitu Negara Konoha di Negara Api. Tidak lama kemudian, Negara lain meniru sistem satu desa dalam satu Negara. Dengan demikian, peperangan mulai mereda dan ini adalah untuk pertama kalinya keadaan damai. Read more…
ami semua bekerja sama untuk membakar sate. Ada yang memasukkan sate ke dalam tusuk sate, ada yang menyiapkan peralatan-peralatan pembakar satenya, dll. Saat membakar satenya di atas alat pembakar satenya tercium asap yang begitu sedap & enak di makan. Setelah membakar semua satenya yang dibantu oleh ibunya rahmat, kami semua makan sate itu dengan nasi dan gule yang sudah disediakan oleh ibunya Rahmat. Kami semua tidak sia-sia membakar sate itu dengan percuma, ternyata rasanya sangat enak dan lezat. Setelah kenyang, kami berbincang-bincang sebentar selama kurang lebih setengah jam. Pukul 14.30, kami semua pulang kerumah masing-masing. Kami semua juga tidak lupa bersyukur kepada ALLAH SWT.